Nostalgia Wimcycle, Sepeda Dambaan Anak 90’an yang Kini Nasibnya Memilukan

Kegiatan bersepeda kini menjadi trend anyar setelah diberlakukannya new normal. Alhasil, penjualan sepeda pun melonjak naik berkali lipat. Sayangnya, pasar sepeda Indonesia belakangan banyak didominasi oleh produk import. Padahal, masyarakat Indonesia sempat bangga dengan produk lokal dengan merek sepeda Wimcycle.

Bagi mereka yang tumbuh sebagai anak-anak dan remaja di tahun 1980-an hingga 2000-an, merek sepeda Wimcycle tentu tak asing lagi bagi mereka. Dengan tagline “Heboh” yang mudah diingat, keberadaannya tentu dirindukan pada saat ini. Sayangnya, kini Wimcycle dikabarkan tengah dililit utang ratusan miliar yang membuat namanya kian tenggelam.

Dikenal sebagai produsen sepeda kenamaan di masanya

Di masa kejayaannya, Wimcycle termasuk produsen sepeda lokal yang mampu memproduksi beragam jenis sepeda sesuai kebutuhan pasar. Mulai dari jenis sepeda gunung, seri BMX, hingga sepeda santai, pernah dibuat oleh perusahaan yang telah eksis sejak tahun 1972 itu. Sayang, perputaran zaman yang begitu cepat membuat Wimcycle mulai goyah.

Terlilit utang hingga setengah triliun rupiah

Penyebab goyahnya perusahaan tersebut berawal ketika PT Wijaya Indonesia Makmur Bicycle Industries yang membawahi produk Wimcycle, terlilit utang sebesar Rp504,03 miliar yang berasal dari 37 kreditur. Kondisi tersebut diperparah dengan semakin menurunnya pendapatan perusahaan akibat serbuan sepeda impor yang berharga lebih murah.

Tenggelam akibat serbuan sepeda impor dan persaingan ketat dengan merek lokal

Pasar sepeda Indonesia memang banyak didominasi oleh buatan Cina yang harganya dikenal lebih murah dari pabrikan lokal. Alhasil, sejumlah produsen di dalam negeri merasakan dampak tersebut yang berimbas pada kinerja bisnisnya. Termasuk Wimcycle yang juga tengah berjuang di pasar sepeda tanah air.

Imbas utang yang membuat Wimcycle tak lagi bisa memproduksi sepeda

Akibat terlilit utang yang mencapai hampir setengah triliun tersebut, praktis Wimcycle tak lagi bisa memproduksi sepeda seperti pada masa jayanya dulu. Tak heran jika produknya kini kian tenggelam lantaran sulit ditemui di pasaran dalam negeri. Selain Wimcycle, produk dalam negeri seperti Polygon juga harus bersaing dengan sepeda impor dari Cina.

Merek legendaris yang akan terus dikenang

Meski produknya jarang ditemukan, keberadaan Wimcycle akan terus dikenang lantaran merek tersebut masih memiliki penggemar setia di Indonesia. Meski demikian, ada sebuah perusahaan asal Hong Kong yang dikabarkan tertarik untuk menyelesaikan utang yang dimiliki Wimcycle lantaran tak ingin perusahaan sepeda legendaris itu tutup. Semoga saja jadi kabar baik.

Tak banyak yang tahu jika Wimcycle sempat mengeluarkan produk berupa mainan anak hingga motor listrik lewat anak usahanya yang bernama PT Wim Motor. Salah satu produknya yang bernama Wim Motor 8i sempat jadi sorotan ketika digunakan oleh Presiden Joko Widodo, dalam kunjungan resminya ke Kabupaten Asmat, Papua. Jadi kangen Wimcycle ya Sahabat Boombastis.

Related articles

Sanjay Dutt Didiagnosis Kanker Paru-Paru Stadium 4, Segera Berobat ke AS

Aktor Bollywood Sanjay Dutt didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium 4. Hal ini diungkap oleh jurnalis perdagangan film Komal Nahta pada Selasa malam di Twitter. “Bukan ‘C’ (virus corona) baru yang ditakuti, itu adalah ‘C’ yang ditakuti lainnya, kanker, yang diidap Sanjay Dutt,” cuitnya. Sanjay Dutt sendiri sudah memposting akan istirahat sementara dari pekerjaan. Dia mengungkapkan […]

Fungsi Tes Instagram yang Menyarankan Akun Mana Yang Bisa Berhenti Mengikuti

Rata-rata, pengguna Instagram mengikuti 300 akun. Tetapi jika Anda mengikuti lebih banyak akun daripada rata-rata, Anda mungkin bertanya-tanya akun mana yang harus berhenti diikuti. Untuk menyederhanakan proses ini, Instagram dipandang sebagai mencoba fungsi akun yang direkomendasikan pengguna yang dapat dihentikan. Fungsi ini ditemukan oleh Jane Manchung Wong. Fungsi ini akan menampilkan tingkat akun terendah untuk […]