Jiwasraya Pernah Beli Saham Perusahaan Erick Thohir, Raup Untung Rp2,8 Miliar

Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, Jiwasraya mendapat keuntungan Rp2,8 miliar dari pembelian saham perusahaan media milik Erick Thohir, yakni Mahaka Media. Menurut Arya, persentase keuntungannya mencapai 18 persen.

“Jadi untung ketika Jiwasraya beli saham Mahaka. Persentase keuntungannya 18 persen lebih, beda sama dia beli saham lain, saham gorengan,” ujar Arya dalam pernyataannya kepada awak media, Jumat (27/12).

Dia menjelaskan, Jiwasraya membeli saham Mahaka pada tanggal 23 Januari 2014 dengan harga per lembar Rp95 dan nilai total Rp14,9 miliar.

Kemudian, Jiwasraya menjual saham tersebut dua kali pada 17 Desember 2014. Pertama, perusahaan menjual saham per lembarnya Rp114 dengan nilai sekitar Rp11 miliar.

“Lalu di hari yang sama dia jual lagi Rp6 miliar, per lembarnya Rp112. Jadi terbukti ketika jual dua kali di hari yang sama, itu dia beli di market karena ada perbedaan harga sampai dengan Rp2,” tuturnya.

Setelah dihitung, ternyata perusahaan asuransi tersebut mendapat untung yang cukup besar dari pembelian saham Mahaka. Arya menyatakan, justru keuntungan ini melebihi bunga bank bahkan bunga produk mereka, JS Saving Plan.

Sebelumnya, Arya menegaskan jika pembelian saham Mahaka memang dilakukan berdasarkan mekanisme pasar. “Dia (Jiwasraya) beli di market. Kalau di market kan bebas mau siapa jual siapa beli, bukan investasi gimana, dia kan bebas jual beli kalau di market,” ungkap Arya.1 dari 1 halaman

Jual Saham Undervalued

Arya membeberkan opsi langkah memulihkan kondisi keuangan perusahaan asuransi, Jiwasraya, yang saat ini sedang bermasalah. Salah satunya melepas saham undervalued yang dimiliki perusahaan.

Dia menjelaskan, opsi pemulihan alternatif setelah pembentukan holding BUMN asuransi yang akan rampung kuartal I-II tahun 2020.

“Kita akan melakukan penjualan aset finansial, saham undervalued, itu diharapkan bisa Rp5 triliun ke atas,” ujar Arya di Kementerian BUMN, ditulis Jumat (27/12).

Arya menyatakan, nilainya mungkin saja bisa lebih dari itu. Harapannya saham undervalued Jiwasraya akan bernilai Rp5,6 triliun bahkan Rp6 triliun. Nantinya, yang akan menjadi fokus restrukturisasi ialah pembayaran klaim nasabah.

“Nasabah kan (nanti) dibayar, belum sama bunganya dulu, yang penting penyelamatan dulu. Saya tidak mau ngomong total utang pokoknya,” ujar Arya.

Sumber: Liputan6.com

Related articles

4 Curhat masa remaja Sara Wijayanto, terjerat narkoba & disiksa pacar

Sara Wijayantomenjadi perbincangan hangat usai dirinya membuat sebuah pengakuan yang mengejutkan di channel YouTube milik Deddy Corbuzier. Kepada Deddy, Sara bercerita kehidupan kelamnya di masa lalu. Istri Demian Aditya itu mengaku bahwa dirinya pernah terjerumus ke hal negatif ketika berusia 16 tahun. Tak hanya itu saja, Sara juga pernah hal yang cukup menyakitkan di masa […]

Makin Pintar Perempuan jadi Susah Menemukan Pasangan, Mitos atau Fakta?

Salah satu topik hot pergunjingan antar tetangga saat menemukan ada warga perempuan yang tidak kunjung nikah. Seringkali kondisi ini digambarkan dalam adegan film atau sinetron. Di mana perempuan dinasihati agar tidak kebanyakan belajar atau kelamaan sekolah hingga usia menikah hampir terlewati, karena nanti susah dapat pasangan. Faktanya, kondisi ini memang ada beneran sih di lapangan. […]