Bepergian ke Filipina segera? Silakan dapatkan satu dosis vaksin polio.

Polio telah kembali ke Filipina.

Dan jika Anda berencana untuk bepergian ke dan dari negara itu, sudah pasti rencana yang baik untuk mendapatkan dosis vaksin polio.

Secara khusus, orang Filipina yang berencana melakukan perjalanan ke Indonesia sangat disarankan untuk mendapatkan dosis vaksin polio sebelum melakukan penerbangan.

Pesawat Berteknologi Tinggi Ini Terbang Tanpa Henti Dari Boston ke Asia
Jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan antara Indonesia dan Filipina, kedua kedutaan sangat merekomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi polio sebelum terbang.

Pihak berwenang Indonesia baru-baru ini menginstruksikan Kedutaan Besar Filipina di Jakarta untuk meningkatkan pengawasan ketat dan tindakan pencegahan terhadap Virus Vaksin Polio Derived Polio (VDPV) Tipe 2, menurut ABS-CBN .

Wisatawan yang tidak mengindahkan saran dan tiba di Indonesia tanpa persyaratan imunisasi akan diberikan vaksinasi polio di lokasi. Mereka akan dikenai biaya sekitar USD$3 (IRP45.000) untuk vaksinasi.

Kedutaan juga menekankan bahwa para pelancong yang menolak untuk divaksinasi akan dicegah memasuki Indonesia dan mungkin menghadapi deportasi dari negara tersebut.

 
Seorang anak menerima vaksin polio oral (OPV).

Kasus polio ketiga Filipina telah dilaporkan oleh Departemen Kesehatan negara baru-baru ini selama akhir pekan.

Sekretaris Kesehatan Francisco T. Duque III mengkonfirmasi bahwa kasus terakhir adalah anak berusia empat tahun dari Maguindanao yang tidak menerima dosis vaksin polio oral (OPV).

“Saya memerintahkan semua orang tua dan wali, untuk memastikan bahwa semua anak Anda dilindungi dari semua penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin,” kata Duque.

Sampel dari kasus lain yang diduga sedang menjalani pemeriksaan di National Institute of Infectious Diseases di Jepang.

Jika Anda berencana untuk bepergian segera, DOH Filipina telah merilis penasihat yang dapat membantu Anda.

  • Semua pelancong dari segala usia pergi ke negara-negara dengan wabah virus polio yang sedang berlangsung harus menerima dosis vaksin virus polio oral (OPV) atau vaksin virus polio tidak aktif (IPV) antara empat minggu dan 12 bulan sebelum bepergian.
  • Mereka yang melakukan perjalanan darurat yang belum menerima dosis OPV atau IPV dalam empat minggu hingga 12 bulan sebelumnya, harus menerima dosis vaksin polio setidaknya pada saat keberangkatan karena hal ini masih akan memberikan manfaat, terutama bagi pelancong yang sering bepergian.
  • Wisatawan harus mendapatkan Sertifikat Vaksinasi yang akan berfungsi sebagai bukti vaksinasi sebelum keberangkatan.

Jika Anda atau orang yang dicintai belum mendapatkan vaksinasi, silakan lakukan sesegera mungkin.

Related articles

Pertunjukan Terakhir! Ini adalah 7 Film yang Dibintangi Aktor sebelum Meninggal

Dunia hiburan selalu dipenuhi dengan kehadiran artis-artis berbakat yang siap menghibur publik melalui serangkaian judul film yang mereka bintangi. Sayangnya, tidak pernah dicurigai bahwa film yang mereka bintangi adalah film terakhir sebelum akhirnya diambil oleh kematian, geng. Ingin tahu apa film terakhir yang dibintangi aktor itu sebelum dia meninggal? Ayo, lihat artikel lengkapnya di bawah […]

Wisuda ke-61 Binus University: Memberdayakan Masyarakat Melalui Pendidikan

Universitas Bina Nusantara (Binus) mengadakan upacara wisuda ke-61 dari 11 hingga 12 Desember 2019 dan melepaskan 4.030 lulusan, termasuk 8 lulusan PhD dan 251 lulusan S2 , 3.645 lulusan, 118 lulusan D4 dan 7 lulusan profesional. Di antara mereka, 50 lulusan mencapai skor total 3,91 atau lebih, termasuk cumlaude cumlaude, dan 4 dari mereka memenangkan […]